Tanjung Pinggir – Menyambut hari Dewi Kwan Im atau Kwan She Im Phosat, ratusan warga etnis Tionghoa mendatangi patung Dewi Kwan Im di kawasan KTM Resort, Tanjungpinggir, Sekupang, Batam, untuk melakukan sembahyang, Rabu (23/03). Kegiatan ini dilaksanakan tiga kali dalam satu tahun setiap bulan 2, bulan 6 dan bulan 9 dari penanggalan kalender China.
General Manager KTM Resort, Ng Djui Tjie mengatakan, untuk sembahyang bersama di patung Dewi Kwan Im kali ini didominasi oleh warga Batam dan sekitarnya, termasuk ada yang datang dari Jakarta, termasuk negara tetangga Singapura dan Malaysia.
“Biasanya, pada perayaan bulan 2 dan bulan 9 memang tidak begitu banyak, ada sekitar lima ratus sampai seribu orang, kalau di bulan 6 bisa mencapai 3 ribu orang,” jelas dia.
Dijelaskanya Tjie, khusus di bulan 6 (sekitar tanggal 19 Juli) banyak warga yang berkunjung untuk bersembahyang. Selain bersembahyang, juga ada pertunjukan opera budaya Tiochu dan banyak kebudayaan China yang dihadirkan bagi pengunjung.
Dari pantauan Erabaru FM dilokasi, dari siang hari mulai banyak warga tionghoa yang berdatangan, ada yang membawa keluarga besar, termasuk membawa anak-anak kecil ke KTM Resort untuk bersembahyang dengan berbagai persembahan seperti, buah apel, jeruk mandarin, kue rejeki sampai kepada air berkah untuk melancarkan rezeki.
“Pada jam 5 sore nanti biasanya banyak pengunjung, karena selepas dari beraktivitas langsung datang ke KTM Resort,” ucap Tjie.
Untuk acara sembahyang bersama, manajemen KTM resort juga menyediakan makanan vegetarian bagi pengunjung, namun hanya bisa dinikmati dari pukul 09.00 sampai 14.00 WIB. (ar/as)
General Manager KTM Resort, Ng Djui Tjie mengatakan, untuk sembahyang bersama di patung Dewi Kwan Im kali ini didominasi oleh warga Batam dan sekitarnya, termasuk ada yang datang dari Jakarta, termasuk negara tetangga Singapura dan Malaysia.
“Biasanya, pada perayaan bulan 2 dan bulan 9 memang tidak begitu banyak, ada sekitar lima ratus sampai seribu orang, kalau di bulan 6 bisa mencapai 3 ribu orang,” jelas dia.
Dijelaskanya Tjie, khusus di bulan 6 (sekitar tanggal 19 Juli) banyak warga yang berkunjung untuk bersembahyang. Selain bersembahyang, juga ada pertunjukan opera budaya Tiochu dan banyak kebudayaan China yang dihadirkan bagi pengunjung.
Dari pantauan Erabaru FM dilokasi, dari siang hari mulai banyak warga tionghoa yang berdatangan, ada yang membawa keluarga besar, termasuk membawa anak-anak kecil ke KTM Resort untuk bersembahyang dengan berbagai persembahan seperti, buah apel, jeruk mandarin, kue rejeki sampai kepada air berkah untuk melancarkan rezeki.
“Pada jam 5 sore nanti biasanya banyak pengunjung, karena selepas dari beraktivitas langsung datang ke KTM Resort,” ucap Tjie.
Untuk acara sembahyang bersama, manajemen KTM resort juga menyediakan makanan vegetarian bagi pengunjung, namun hanya bisa dinikmati dari pukul 09.00 sampai 14.00 WIB. (ar/as)
