Jodoh– Batam kembali dimeriahkan dengan pameran teknologi perkapalan dan coating. The Indonesia Internasional Maritime Exhibiton And Conference (INAMARINE) 2011 merupakan kegiatan pameran industri perkapalan yang pertama dan terbesar di Indonesia. Pameran diselenggarakan oleh Global Expo Management di Pacific Palace Hotel, Batam, 4-7 Mei 2011,
yang diikuti oleh 9 Negara dari kawasan Eropa sampai Asia, seperti Jerman, Inggris, Yunani, Australia, Korea, Jepang, Singapura.
”Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat industri maritim Indonesia khususnya Batam, ke mancanagara,” ujar Representative Global Expo Management, Jowly Yohanesh, kepada Era Baru FM, Rabu (4/5).
Menurut Jowly, industri maritim di Batam sejauh ini kurang dikemas dengan baik sehingga belum diketahui negara-negara lain. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat besar bagi Indonesia terutama wilayah Batam yang menjadi industri maritim terbesar di tanah air.

Dijelaskannya, efek yang dihasilkan dengan banyak promosi ke luar negeri akan berdampak untuk membangun dunia maritim di Indonesia. Termasuk, menciptakan lapangan pekerjaan.
Pameran selama empat hari berturut-turut itu dikhususkan bagi pelaku industri maritim, namun panitia juga membuat pendaftaran khusus bagi yang tidak diundang.
“Pameran ini sangat sepesial, tapi kita membuat pendaftaran khusus bagi yang tidak diundang,” jelasnya. (ar/as)
”Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat industri maritim Indonesia khususnya Batam, ke mancanagara,” ujar Representative Global Expo Management, Jowly Yohanesh, kepada Era Baru FM, Rabu (4/5).
Menurut Jowly, industri maritim di Batam sejauh ini kurang dikemas dengan baik sehingga belum diketahui negara-negara lain. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat besar bagi Indonesia terutama wilayah Batam yang menjadi industri maritim terbesar di tanah air.

Dijelaskannya, efek yang dihasilkan dengan banyak promosi ke luar negeri akan berdampak untuk membangun dunia maritim di Indonesia. Termasuk, menciptakan lapangan pekerjaan.
Pameran selama empat hari berturut-turut itu dikhususkan bagi pelaku industri maritim, namun panitia juga membuat pendaftaran khusus bagi yang tidak diundang.
“Pameran ini sangat sepesial, tapi kita membuat pendaftaran khusus bagi yang tidak diundang,” jelasnya. (ar/as)
