Batam Centre – Pemangkasan terhadap anggaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Batam tahun 2011, membuat terbengkalainya beberapa proyek fisik Dinas PU Batam. Pasalnya, dengan adanya pemangkasan anggaran, kondisi alokasi anggaran untuk Dinas PU Kota Batam menjadi sangat minim. Hal tersebut diungkapkan ketua komisi III DPRD Kota Batam, Jahuin Hutajulu,
saat menggelar rapat dengar pendapat bersama jajaran Dinas PU Kota Batam, Rabu (3/8).
“Dengan adanya pemangkasan anggaran tahun 2011 di Dinas PU Batam, membuat beberapa proyek fisik menjadi tebengkalai,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini sekitar 35 proyek fisik peningkatan jalan Dinas PU Kota Batam yang dianggarkan ditahun 2011, namun kondisinya sampai bulan agustus 2011 hanya mampu diselesaikan 13 proyek.
Selain itu, sampai bulan Juli 2011, baru sekitar 17, 5 persen proyek fisik peningkatan jalan yang sudah terealisasi. Jahuin menyayangkan minimnya realisasi atas pengerjaan proyek fisik peningkatan jalan di Kota Batam, dikarenakan proyek-proyek fisik tersebut sangat menyentuh langsung terhadap kebutuhan masyarakat.
"Kita akan segera memanggil Bapeko untuk membahas permasalahan ini. Agar proyek fisik ini diprioritaskan,” tambahnya.
Sementara kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Batam, Yumasnur, mengatakan proyek fisik yang dikerjakan pada 2011 ini tersebar dibeberapa kecamatan yang ada di kota Batam. Diantaranya proyek fisik untuk jalan baru maupun perbaikan jalan-jalan yang sudah rusak.
"Cuma untuk jumlah pastinya saya kurang hapal," pungkasnya. (ar)
“Dengan adanya pemangkasan anggaran tahun 2011 di Dinas PU Batam, membuat beberapa proyek fisik menjadi tebengkalai,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini sekitar 35 proyek fisik peningkatan jalan Dinas PU Kota Batam yang dianggarkan ditahun 2011, namun kondisinya sampai bulan agustus 2011 hanya mampu diselesaikan 13 proyek.
Selain itu, sampai bulan Juli 2011, baru sekitar 17, 5 persen proyek fisik peningkatan jalan yang sudah terealisasi. Jahuin menyayangkan minimnya realisasi atas pengerjaan proyek fisik peningkatan jalan di Kota Batam, dikarenakan proyek-proyek fisik tersebut sangat menyentuh langsung terhadap kebutuhan masyarakat.
"Kita akan segera memanggil Bapeko untuk membahas permasalahan ini. Agar proyek fisik ini diprioritaskan,” tambahnya.
Sementara kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Batam, Yumasnur, mengatakan proyek fisik yang dikerjakan pada 2011 ini tersebar dibeberapa kecamatan yang ada di kota Batam. Diantaranya proyek fisik untuk jalan baru maupun perbaikan jalan-jalan yang sudah rusak.
"Cuma untuk jumlah pastinya saya kurang hapal," pungkasnya. (ar)
